Past // Future // I’m in between

Menginjakkan kaki di Universitas Muhammadiyah Malang, nggak pernah terlintas sedikitpun dibenakku awalnya. Namun ketika ada the power of kepepet, jadilah usaha untuk daftar jalur undangan yang datang begitu saja. Tanpa permisi. Yes, begitu pengumuman, aku santai banget pasrah lolos apa enggak karena emang daftarnya nggak sepenuh hati (tapi sungguh-sungguh juga sih soalnya yang ngurusin berkas-berkasnya juga eike sendiri). Nah, temen-temen SMA pada ngabarin kalo hari itu adalah harinya, nanyain aku lolos apa engganya. Eh, nyatanya lolos dan masuk ke kampus yang bikin jatuh cinta ini pada akhirnya. Dan sekarang udah penerimaan mahasiswa baru aja di tahun kedua, merasa semakin tua.

Mungkin, kalo aku nggak masuk UMM. Kesempatan emas jadi fotografer buat motret dosen untuk buku kepakaran nggak jatuh ke aku, motret di acara yudisium, motret di wisuda, ketemu temen-temen fotografer kece yang tangguh, motret model buat endorsement salah satu brand punya urang Bandung, ngiringin paduan suara pas yudisium fakultas hukum kala itu, ketemu temen-temen yang jago desain grafis, water color, typography, bisnis desain lancar terkendali karena makin banyak relasi, jadi scholarship hunter sembari ngikutin seminar sana-sini pas ada waktu luang, jadi Creative Marketing Director di UBLUPS (outlet food yang ada di Jl. Bunga Coklat, No.1, Soekarno Hatta, Malang), jadi anggota divisi hunting di JUFOC UMM, nyicipin dua tahun kepengurusan di komunitas Young On Top Malang yang bukain perspektif baru karena mempertemukan banyak relasi baru, ketemu sahabat di Marketing Communication di batch 5, dan Creative Media di batch 6, diajakin main band lagi setelah sekian lama vakum, playing jazz is so hard at the moment dan yang paling nggak nyangka dapet juara. Pertama kali dalam sejarah, biasanya festivalan palingan cuma sampe semi final (I’m so happy that there was someone out there push me to be a winner), makasih banget buat yang udah sabar banget ngajarin dan membimbing sepenuh hati sampe fifi bisa. Dan pada akhirnya, I did my best.

Enjoy banget masuk ke jurusan yang aku idam-idamin sejak duduk di bangku SMP ini. Mata kuliahnya yang (menurut aku) santai dan nggak terlalu menuntut untuk hitung-hitungan (yes, kamu bener! Milih jurusan komunikasi biar meminimalisir ketemu angka-angka seram). Belajar hidup dengan baik di perantauan, belajar mandiri, belajar beradaptasi, dan disinilah karakter yang di didik orang tua sepenuhnya terbentuk, juga mulai terlihat. Anak nomor satunya kini bisa survive jadi seorang perempuan yang kuat diterjang kerasnya hidup. Semoga bisa terus konsisten sama prinsip. Mulailah dengan apa yang benar, bukan apa yang bisa di terima. *eaaa*

Begitu ada di tangga nomor 4 di perkuliahan, tugas-tugas semakin numpuk. Tapi karena I do love my –what to do- things, akhirnya apapun terasa nyaman dan aman. Yang penting yakin aja, semua bakal kelar pada akhirnya. Hahaha. Less talk, do more. Seharusnya. Tapi aku typical talk more, do more. Jadi, gimana dong? :’) punya banyak temen, entah dari kampus yang sama ataupun beda, bisa mudahin kita buat menunjang kehidupan kita kedepannya. Jadi orang yang easy going itu superrr enak karena bisa belajar dari pengalaman orang lain. Misal nih, kita nggak jago di bidang tertentu, karena kita punya banyak teman, maka teman kita lah yang jago di bidangnya akan membantu kita dengan hati yang lapang dan ikhlas, kalo kita juga baik, nggak cuma dateng kalo pas butuh aja ya :’) mostly anak-anak jaman sekarang gitu sih, jadi oposisi, they said millenial people.

Jadi mahasiswa tingkat 2 yang punya banyak passion adalah suatu anugerah. Kadang apa aja pengen dilakuin, sampe capek, sungkan buat nolak, tapi sadar kalo badan udah nggak kompromi. Punggung rasanya kayak kesetrum tiap hari karena jarang banget dilurusin. Alis mulai bercerita dengan sendirinya, alias mikir, otak mulai overload. Just because, menurut tes di www.16personalities.com aku cenderung thinking than feeling. Padahal cewe, maaf ya cowo-cowo kalo fifi kelihatannya nggak peka, padahal sebenernya ngerti banget apa yang kalian maksud, cuma nggak ingin diperpanjang lagi aja ceritanya karena udah tau orientasinya bakal kemana :’) wkwk. Back to the main, saking banyaknya tawaran kadang sampe kelimpungan sendiri, jadilah typical orang yang sulit banget mutusin sebuah keputusan. Yes, I’m not good at making decision sometimes. Butuh partner buat mutusin keputusan yang tepat, partner hidup misalnya? Yang berminat sila cek kontak yang tertera di sidebar blog ini yaaa. 😀 Jangan diseriusin, just kidding.

Begitu pula mutusin mau ambil konsentrasi apa di semester 5 nanti. Banyak temen-temen yang ngajakin masuk ke kelompok PR (Public Relation). Hampir goyah. Tapi inget, remember why you started. Masuk ke jurusan Ilmu Komunikasi karena pengen ke ranah jurnalistik. Masa karena temen aja bisa goyahin pendirian. Kalo kata Pak Rhenald Kasali, stop being a passanger, be a driver gitu deh. Sebisa mungkin nggak ikut-ikutan temen. Do your priority! Padahal kalo ke seminar beasiswa yang dicariin Master Degree-nya Journalism, Mass Media, dan kawan-kawannya. Bismillah aja deh, semoga jodoh sama jurnalistik.

Last but not least, sebagai mahasiswa (yang skripsian masih kurang 4 semester lagi, khususnya) semoga bisa memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Hari-hari di pake buat ngerjain hal produktif agar bisa mencerdaskan kehidupan di kemudian hari. Kurangi nongkrong yang nggak ada isinya, nongkrong boleh tapi yang dibicarakan ada manfaatnya. Fokus tujuan awal ke kota rantauan, kuliah. Tapi jangan lupa jalan-jalan juga, insight hal baru biar pikiran semakin terbuka. Kuliah terus kadang emang bikin suntuk, make it balance aja deh biar kuliah lancar dan pikiran juga nggak merasa terbebani.

Semoga bisa terus belajar dalam hal apapun. See? 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s